Pandemi Coviq-19 yang belum juga mereda membuat sekolah menambah masa Lock Down yang mana menuntut siswa agar belajar dirumah dengan sistem Daring. Sementara bapak/ Ibu guru juga bisa menerapkan WHF (Work From Home) dengan memantau putra-putri didiknya. Meskipun sekolah ditinggal libur penghuninya, namun kebersihannya pun tetap harus terjaga. Seperti menyemprotkan desinfektan ke kelas-kelas, kantor, mushola, halaman dan ruangan lain-lainnya.
Seperti yang dihimbau oleh pemerintah untuk mencegah penularan virus coviq-19 atau corona. Petugas penjaga sekolah bergantian piket untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Selain itu dari PMI juga turut hadir membantu menyemprotkan cairan desinfektan ke berbagai ruangan. Semoga wabah ini segera berlalu sehingga kita dapat beraktivitas seperti sedia kala.
Arsip Bulanan: Maret 2020
USP ONLINE
Menindaklajuti surat edaran Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah nomor 443.2/08991 tentang Pengaturan Pelaksanaan Ujian Nasional/Ujian Sekolah dan kegiatan Belajar Mengajar pada SMA,SMK,dan SLB Provinsi Jawa Tengah TP 2019/2020 yang menyatakan bahwa proses belajar mengajar dialihkan secara mandiri di rumah masing-masing siswa dengan model jarak jauh melalui sistem online/daring. Oleh karena itu terjadwal senin 23 Maret, Selasa 24 maret dan kamis 26 maret 2020 dilakukan Uji Coba USP (UJian Satuan Pendidikan) Online. Memanfaatkan aplikasi Moodle yang dapat diunduh di Play Store dan APPStore dengan memasukkan alamat dan login dengan username dan password siswa – siswi dapat mengikuti Ujian Sekolah sesuai jadwal yang ditentukan.
HAND SANITIZER SMANSAGO

Merebaknya wabah virus covid-19 atau lebih dikenal dengan Corona, Tim Adiwiyata SMANSAGO dibantu ibu-ibu guru dan TAS memanfaatkan icon adiwiyata Aloe Vera sebagai bahan hand sanitizer. Untuk mengubah aloe vera agar bisa digunakan sebagai bahan sanitize, aloe vera di haluskan diambil lendirnya.
Berikut bahan-bahannya
Alkohol 96% 39 ml
Aquades 11 ml
Esensial Oil 2 Tetes
Aloe Vera 5 ml
Semua bahan dicampur di labu ukur agar homogen, menghasilkan 55 ml hand sanitizer siap pakai.
Selain berbahan aloe vera, kita juga membuat sanitizer dengan bahan kimia, dengan takaran :
Alkohol 96% 833 ml
Glycerine 14,5 ml
Peroxide 50% 41,7 ml
Aquades 110 ml
Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos
Adiwiyata SMAN 1 Slogohimo bekerjasama dengan koramil Slogohimo untuk memanfaatkan bahan sekitar menjadi pupuk kompos (padat dan cair).
Tingkatkan Pengetahuan Generasi Muda, Anggota Koramil 22/Slogohimo Berikan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kepada Siswa SMA N 1
Wonogiri – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan/ketrampilan siswa-siswi tentang pupuk serta upaya memanfaatkan limbah yang ada disekitar, Koramil 22/Slogohimo bekerjasama dengan SMAN 1 Slogohimo melaksanakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk kompos, Jum’at(13/3).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMA N 1 Slogohimo berupa Pembuatan Fermentasi Pupuk Kompos dan Pembuatan MOL ( Mikro Organisme Lokal ) dari Nasi Basi Dan Pembuatan Arang Sekam.
Ditempat terpisah, Danramil 22/Slogohimo Kapten Arm Yadiman membenarkan kegiatan yang dilaksanakan oleh anggotanya yakni Babinsa Koramil 22/Slogohimo Koptu Awaludin dan Koptu Dwi, pihaknya bekerjasama dengan SMAN 1 Slogohimo untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan.
” Sosialisasi dan pelatihan yang diberikan berupa pembuatan pupuk Kompos dari sisa dapur dan daun kering. Transfer teknologi pembuatan pupuk kompos ini, memberikan manfaat yang besar kepada siswa-siswi SMA N 1 Slogihimo yaitu dengan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang manfaat sisa dapur dan daun kering, sebagai bahan baku pembuatan pupuk kompos organik tanpa bahan kimia sintetis dari pabrik “, ucapnya.

Harapan kami, para siswa mengerti dan mencintai pengolahan dengan sistem organik, sehingga bisa di praktekan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Koptu Awaludin menyebutkan, banyak keunggulan dari MOL sendiri, diantaranya Pembuatan MOL sederhana dan mudah dengan waktu yang relatif singkat, Biaya pembuatan murah, karena menggunakan bahan-bahan yang kurang dimanfaatkan dan tersedia di sekitar, biota tanah terlindungi sehingga dapat memperbaiki/mempertahankan kualitas tanah dan eningkatkan kuantitas dan kualitas produk hasil tanaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SMA N 1 Slogohimo yang di wakili Waka Humas H. Sutrisno, Koptu Awaludin dan Koptu Dwi, Ketua Adiwiyata SMA N 1 Slogohimo Trilestari, Koordinator Poja Kompos Sri Untari Pujiastuti, Perwakilan siswa-siswi Adiwiyata 16 Orang, (**).
artikel juga tayang di…..
http://www.jendelanusantara.net/2020/03/tingkatkan-pengetahuan-generasi-muda.html
https://www.barettanews.com/2020/03/tingkatkan-pengetahuan-generasi-muda.html
http://www.jaminindonesia.id/2020/03/anggota-koramil-22slogohimo-berikan.html?m=1
UJIAN SEKOLAH
Senin 9 Maret 2020 hari pertama dilaksanakan Ujian Sekolah. Ujian berjalan lancar dengan jadwal 2 mata pelajaran setiap harinya. Ujian Sekolah diikuti oleh 204 siswa. Walau sejak pagi sudah diguyur hujan, tidak mengurangi semangat para siswa untuk mengikuti ujian sekolah yang menjadi syarat kelulusan.

TANAM POHON UNTUK NEGERI
SMA N 1 SLOGOHIMO bekerja sama dengan Koramil 22 Slogohimo bersama ICW Korwil Slogohimo, Banser dan Anshor Kec. Slogohimo dan komunitas Alby bengkel Slogohimo untuk menanam pohon di SD Negeri 1 Slogohimo. Kegiatan ini sebagai pengembangan SMA N 1 Slogohimo sebagai sekolah Adiwiyata Nasional, merangkul daerah sekitar sekolah untuk lebih mencintai lingkungan. Hal tersebut juga bertujuan mengajarkan anak sejak usia dasar untuk gemar bertaman.
Di penghujung kegiatan Bp. Sutrisno memberikan kenang-kenangan “aloe vera” sebagai icon Adiwiyata Smansago.
































