Arsip Kategori: adiwiyata

HIDROPONIK

Sebagai sekolah Adiwiyata, SMA N 1 Slogohimo mengembangkan budidaya tanaman secara hidroponik. Hidroponik merupakan bubidaya yang memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam.
Ada beberapa macam teknik hidroponik antara lain NFT sistem, DFT sistem, sistem Sumbu, Rakit Apung dan Ducth Bucket. SMANSAGO sendiri memilih sistem NFT dan DFT untuk budidayanya.
Adapun kelebihan tanam secara hidroponik yakni :
1. Tidak membutuhkan tanah.
2. Pertumbuhan tanaman lebih cepat.
3. Tidak melakukan Penyiraman
4. Hasil panen lebih banyak
5. Hemat tempat, dsb


HAND SANITIZER SMANSAGO

Merebaknya wabah virus covid-19 atau lebih dikenal dengan Corona, Tim Adiwiyata SMANSAGO dibantu ibu-ibu guru dan TAS memanfaatkan icon adiwiyata Aloe Vera sebagai bahan hand sanitizer. Untuk mengubah aloe vera agar bisa digunakan sebagai bahan sanitize, aloe vera di haluskan diambil lendirnya.

Berikut bahan-bahannya
Alkohol 96% 39 ml
Aquades 11 ml
Esensial Oil 2 Tetes
Aloe Vera 5 ml
Semua bahan dicampur di labu ukur agar homogen, menghasilkan 55 ml hand sanitizer siap pakai.

Selain berbahan aloe vera, kita juga membuat sanitizer dengan bahan kimia, dengan takaran :
Alkohol 96% 833 ml
Glycerine 14,5 ml
Peroxide 50% 41,7 ml
Aquades 110 ml

Tingkatkan Pengetahuan Generasi Muda, Anggota Koramil 22/Slogohimo Berikan Pelatihan Pembuatan Pupuk Kepada Siswa SMA N 1

Wonogiri – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan/ketrampilan siswa-siswi tentang pupuk serta upaya memanfaatkan limbah yang ada disekitar, Koramil 22/Slogohimo bekerjasama dengan SMAN 1 Slogohimo melaksanakan sosialisasi dan pelatihan pembuatan pupuk kompos, Jum’at(13/3).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula SMA N 1 Slogohimo berupa Pembuatan Fermentasi Pupuk Kompos dan Pembuatan MOL ( Mikro Organisme Lokal ) dari Nasi Basi Dan Pembuatan Arang Sekam.

Ditempat terpisah, Danramil 22/Slogohimo Kapten Arm Yadiman membenarkan kegiatan yang dilaksanakan oleh anggotanya yakni Babinsa Koramil 22/Slogohimo Koptu Awaludin dan Koptu Dwi, pihaknya bekerjasama dengan SMAN 1 Slogohimo untuk memberikan sosialisasi dan pelatihan.

” Sosialisasi dan pelatihan yang diberikan berupa pembuatan pupuk Kompos dari sisa dapur dan daun kering. Transfer teknologi pembuatan pupuk kompos ini, memberikan manfaat yang besar kepada siswa-siswi SMA N 1 Slogihimo yaitu dengan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang manfaat sisa dapur dan daun kering, sebagai bahan baku pembuatan pupuk kompos organik tanpa bahan kimia sintetis dari pabrik “, ucapnya.

Harapan kami, para siswa mengerti dan mencintai pengolahan dengan sistem organik, sehingga bisa di praktekan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Koptu Awaludin menyebutkan, banyak keunggulan dari MOL sendiri, diantaranya Pembuatan MOL sederhana dan mudah dengan waktu yang relatif singkat, Biaya pembuatan murah, karena menggunakan bahan-bahan yang kurang dimanfaatkan dan tersedia di sekitar, biota tanah terlindungi sehingga dapat memperbaiki/mempertahankan kualitas tanah dan eningkatkan kuantitas dan kualitas produk hasil tanaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah SMA N 1 Slogohimo yang di wakili Waka Humas H. Sutrisno, Koptu Awaludin dan Koptu Dwi, Ketua Adiwiyata SMA N 1 Slogohimo Trilestari, Koordinator Poja Kompos Sri Untari Pujiastuti, Perwakilan siswa-siswi Adiwiyata 16 Orang, (**).

artikel juga tayang di…..

http://www.jendelanusantara.net/2020/03/tingkatkan-pengetahuan-generasi-muda.html

https://www.barettanews.com/2020/03/tingkatkan-pengetahuan-generasi-muda.html

http://www.jaminindonesia.id/2020/03/anggota-koramil-22slogohimo-berikan.html?m=1

TANAM POHON UNTUK NEGERI

SMA N 1 SLOGOHIMO bekerja sama dengan Koramil 22 Slogohimo bersama ICW Korwil Slogohimo, Banser dan Anshor Kec. Slogohimo dan komunitas Alby bengkel Slogohimo untuk menanam pohon di SD Negeri 1 Slogohimo. Kegiatan ini sebagai pengembangan SMA N 1 Slogohimo sebagai sekolah Adiwiyata Nasional, merangkul daerah sekitar sekolah untuk lebih mencintai lingkungan. Hal tersebut juga bertujuan mengajarkan anak sejak usia dasar untuk gemar bertaman.
Di penghujung kegiatan Bp. Sutrisno memberikan kenang-kenangan “aloe vera” sebagai icon Adiwiyata Smansago.

KIR 2020

Kelompok Ilmiah Remaja (K I R) adalah kelompok remaja yang melakukan serangkaian kegiatan yang menghasilkan suatu hasil yang disebut karya ilmiah. Karya ilmiah itu sendiri mempunyai arti sebagai suatu karya yang dihasilkan melalui cara berpikir yang menurut kaidah penalaran yang logis, sistematis, rasional dan ada koherensi antar bagian-bagiannya. Sebagai suatu kegiatan ekstrakurikuler di tingkatan SLTP, SMU, SMK , Madrasah bahkan Pondok Pesantren, Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) ini merupakan suatu organisasi yang sifatnya terbuka bagi para remaja yang ingin mengembangkan kreativitas, ilmu pengetahuan dan teknologi pada masa kini maupun masa mendatang.
Secara umum, Kelompok Ilmiah Remaja di SMA Negeri 1 Slogohimo memiliki tujuan untuk meningkkatkan kreatifitas, pengalaman dan disiplin serta daya juang siswa dalam menguasai dan mengimbangi perkembangan IPTEK untuk dapat bersaing pada era globalisasi.
Pada tahun 2020 ini KIR SMA N 1 Slogohimo turut mensukseskan Program Adiwiyata Nasional, maka dari itu di adakan kunjungan Ke B2P2TOOT yang beralamatkan di Jl. Raya Lawu No 11, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Di sana anak- anak di ajak berkeliling melihat berbagai tanaman obat. Kunjungan ini diharapkan dapat menambah ilmu tentang tanaman dan bagaimana cara mengolahnya agar lebih bermanfaat.

Penghargaan Adiwiyata

Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional resmi di sandang oleh SMA N 1 Slogohimo pada bulan Desember 2019. Penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia berlaku selama 4 tahun kedepan.
Terimakasih dan dukungannya selama ini bagi semua bapak/ibu guru sertas TAS, siswa-siswi SMA Negeri 1 Slogohimo, para alumni dan masyarakat yang lain.
Dengan kebanggaan ini perlu dicermati ada tanggung jawab besar yang menjadi tugas bersama agar SMA Negeri 1 Slogohimo menjadi sekolah yang hijau, bersih, nyaman, sejuk, asri dan berbudaya. Mari jaga bersama sekolah kita.