Pembangunan GOR yang dimulai tahun 2018 itu telah rampung pada bulan Mei 2020. Kenapa lama karna pembangunannya memang secara bertahap… Kini GOR SMANSAGO telah siap digunakan dan telah diresmikan dengan dengan pihak Komite Sekolah. Dengan siapnya GOR di SMA N 1 Slogohimo maka pembelajaran di SMA N 1 Slogohimo akan lebih maksimal, khusunya KKO.
Kelulusan SMP akan diumumkan hari jum’at 5 Juni 2020, maka tanggal 8 Juni 2020 akan mulai dibuka pendaftaran di SMA N 1 Slogohimo khususnya yang KKO atau lebih dikenal dengan Kelas khusus Olah Raga. KKO di SMA N 1 Slogohimo merukan kelas olah raga satu – satunya di Kabupaten wonogiri yang direkomendasikan oleh Dinas pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Pada Tahun ajaran 2020/2021 KKO di SMA N 1 Slogohimo dibatasi hanya rombel yang berisi maksimal 36 siswa. Sebelumnya pendataan Calon Peserta Didik telah dibuka sejak awal April lalu melalui http://bit.ly/PendataanSiswaBaruSmansago. Selanjutnya pendaftaran dengan berkas pada tanggal 8-9 Juni 2020 dan akan diseleksi pada tanggal 11 Juni 2020 serta diumumkan pada tanggal 15 Juni 2020.
Wisuda secara simbolis atau lebih tepatnya penyerahan dokumen kelulusan seperti raport, samir, dan SKHUS dilakakukan selama 5 hari terhitung tanggal 11 mei 2020 sampai 15 Mei 2020. Dengan tidak mengabaikan himbauan pemerintah, maka siswa – siswi wajib pakai masker dan cuci tangan sebelum masuk ruangan, serta dibatasi siswa yang hadir yakni dijadwal 1 hari 6 siswa dari seluruh kelas dengan jam yang berbeda. Dengan pertimbangan yang matang acara ini terlaksana untuk mengurangi kekecewaan
Sebagai bentuk kepedulian atas merebaknya pandemi corona, Keluarga besar SMA N 1 Slogohimo mengumpulkan dana seikhlasnya dari bapak ibu guru dan TAS untuk dibelikan sembako dan dibagikan ke sekitar 35 warga patut menerima bantuan. Sembako ini diharapkan bisa membantu mencukupi kebutuhan pokok mereka.
Pengumuman kelulusan disampaikan pada hari minggu 3 Mei 2020 secara online melalui pesan e-mail ke masing – masing siswa. Hal ini selaras dengan himbauan pemerintah untuk dirumahaja dan menghindari siswa untuk berkerumun apalagi konvoi. Mengantisipasi terjadinya hal – hal yang tidak di inginkan, pihak sekolah bekerjasama dengan Polsek setempat untuk berjaga- jaga di sekitar Sekolahan.
Selain budidaya dengan hidroponik, SMANSAGO juga memasang Panel Surya sebagai pemanfaatan sinar matahari dan untuk mengurangi penggunaan tenaga listrik.
Sebagai sekolah Adiwiyata, SMA N 1 Slogohimo mengembangkan budidaya tanaman secara hidroponik. Hidroponik merupakan bubidaya yang memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah sebagai media tanam. Ada beberapa macam teknik hidroponik antara lain NFT sistem, DFT sistem, sistem Sumbu, Rakit Apung dan Ducth Bucket. SMANSAGO sendiri memilih sistem NFT dan DFT untuk budidayanya. Adapun kelebihan tanam secara hidroponik yakni : 1. Tidak membutuhkan tanah. 2. Pertumbuhan tanaman lebih cepat. 3. Tidak melakukan Penyiraman 4. Hasil panen lebih banyak 5. Hemat tempat, dsb
Sebagai bentuk kepedulian atas merebaknya pandemi corona, Keluarga besar SMA N 1 Slogohimo mengumpulkan dana seikhlasnya dari bapak ibu guru dan TAS untuk dibelikan sembako dan dibagikan ke sekitar 35 warga patut menerima bantuan. Sembako ini diharapkan bisa membantu mencukupi kebutuhan pokok mereka.
Pandemi Coviq-19 yang belum juga mereda membuat sekolah menambah masa Lock Down yang mana menuntut siswa agar belajar dirumah dengan sistem Daring. Sementara bapak/ Ibu guru juga bisa menerapkan WHF (Work From Home) dengan memantau putra-putri didiknya. Meskipun sekolah ditinggal libur penghuninya, namun kebersihannya pun tetap harus terjaga. Seperti menyemprotkan desinfektan ke kelas-kelas, kantor, mushola, halaman dan ruangan lain-lainnya. Seperti yang dihimbau oleh pemerintah untuk mencegah penularan virus coviq-19 atau corona. Petugas penjaga sekolah bergantian piket untuk menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Selain itu dari PMI juga turut hadir membantu menyemprotkan cairan desinfektan ke berbagai ruangan. Semoga wabah ini segera berlalu sehingga kita dapat beraktivitas seperti sedia kala.